Menu

Mode Gelap

Uncategorized · 19 Mar 2024 13:34 WITA ·

Keringat Mengingat


Ludovikus Edwan Eduard Perbesar

Ludovikus Edwan Eduard

Oleh: Ludovikus Edwan Eduard

JURNAL LABUAN BAJO | CERPEN – Di sebuah desa kecil terpencil, hiduplah seorang ibu bernama tina. Dia merupakan sosok yang penuh dengan keberanian dan juga  keteguhan hati. Kehidupannya tidaklah mudah, terutama setelah suaminya meninggal dalam sebuah kecelakaan tragis.

Tina  harus memikul tanggung jawab sebagai satu-satunya pencari nafkah bagi kedua anaknya, Rama dan Sita. Walaupun terpuruk dalam kesedihan, dia membangkitkan semangatnya untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anaknya.

Setiap pagi sebelum muncul fajar menyingsing, Maya sudah bersiap-siap untuk segera pergi ke kebun. Dengan skop di tangan dengan menaruh harapan di hati, dia bekerja keras untuk mempertahankan kehidupan keluarganya. Terik semakin panas  saat matahari mulai bersinar, sore harinya  maya kembali ke rumah dengan wajah yang lelah namun penuh kebahagiaan. Bagi Maya, kerja keras merupakan wujud cinta kepada anak-anaknya.

Hari berganti hari, musim berganti musim. Tina terus menerus mengukir perjuangan tanpa kenal lelah. Namun, sebuah ujian besar menanti dia dan anak-anaknya. Suatu hari, Sita jatuh sakit parah. Tina yang tidak mampu membayar biaya pengobatan terus berjuang dengan tekad yang besar tak tergoyahkan.

Baca Juga:  Cerita Markus Makur Berjalan Sambil Bongkar Pasung di Flores NTT

Baca Lainnya

DAKSA DISELIMUTI KABUT

19 Maret 2024 - 14:39 WITA

Cinta Kandas Karena Tuli

19 Maret 2024 - 14:35 WITA

Pengaruh Positif Kurikulum Merdeka Terhadap Siswa

19 Maret 2024 - 13:43 WITA

Deretan Puisi Terbaik karya Emiliana Yusta Nemung

19 Maret 2024 - 13:17 WITA

Berani Bernarasi: Inspirasi Kesetaraan Gender Bersama Najwa Shibab

19 Maret 2024 - 13:09 WITA

Aku, Kau dan Tuhan

19 Maret 2024 - 12:47 WITA

Trending di Uncategorized
error: Content is protected !!